Home » » Tradisi tahunan,Bedahan Bendungan Gembiro

Tradisi tahunan,Bedahan Bendungan Gembiro

Written By ppkfmsragi.blogspot.com on Minggu, 02 November 2014 | 23.03

Pekalongan-Bendungan Gembiro terletak di antara Desa Krandon, Kecamatan Kesesi dan Desa Bukur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan Bendungan yang di bangun pada jaman Hindia Belanda ini, tiap tahunya memiliki tradisi turun temurun, yaitu bedahan atau membuka pintu air sekali dalam setahun, tahun ini, Minggu 01 Nopember di jadikan waktu yang tepat untuk melaksanakan bedahan, tentunya penentuan hari hari tersebus sudah mempertimbangkan berbagi aspek.
Pagi itu, Ribuan warga Kabupaten pekalongan dan sekitarya nampak
 
berduyun-duyun menuju lokasi bendungan, anak-anak, pemuda, kaum ibu dan Bapak juga nampak antusias, ada yang jalan kaki, naik sepeda motor bahkan ada yang nyarter kendaraan, mereka datang rombongan untuk melihat bisa melihat tradisi yang hanya ada sekali dalam setahun.

Berkah nampak ada di hari itu, para pedagang nampak sibuk melayani para pembeli, dari pedagang mainan sampai makanan, pedagangyapun beragam, ada yang memang berprofesi sebagai pedagang, ada pula yang dadakan karena melihat kesempatan baik saja, para pemuda sekitar juga memanfaatkan peluang dengan membuka jasa parkir.

Niat warga masyarakat yang datang juga beraneka ragam, ada yang cuma ingin tahu karena penasaran, ada yang memanfaatkan untuk refresing keluarga, ada pula yang datang untuk mencari ikan.
Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Pekalongan H. Amat antono, dalam sambutanya mengatakan rasa terimakasihnya kepada masyarakat yang ikut mendukung acara tersebut

" saya ucapkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya karena masyarakat mendukung penuh acara ini, kedepan akses jalan menuju keseni harus di perbaiki, saluran airnya juga harus di maksimalkan lagi" pinta Bupati yang datang di dampingi Istri, Staf ,DPRD dan instansi kedinasan terkait.

Rakijan, warga setempat saat di temui di pinggiran sungai ketika mencari ikan mengatakan " Dari tahun ke tahun makin kesini ikanya makin jarang engak seperti dulu ikanya banyak dan besar-besar " keluhnya
puncak acara yang di mulai pukul 09.30 wib ini juga di meriahkan oleh musik dangdut bersama artis lokal ternama di Pekalongan, berbagai macam lomba dengan total hadiah puluhan juta rupiah sukses menghibur para pengunjung dan peserta lomba di hari itu. ( Eva abdullah)

1 komentar:

streaming ppk fm sragi

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. radio Komunitas PPK Fm Sragi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger