Home » » 1,5 Millyar PNPM Dampak Krisis di Kabupaten Pekalongan

1,5 Millyar PNPM Dampak Krisis di Kabupaten Pekalongan

Written By ppkfmsragi.blogspot.com on Rabu, 20 Oktober 2010 | 10.30


Kajen-Bertempat dikantor pemberdayaan kabupaten pekalongan selasa (19/10),Satker PNPM MD,Faskab,Faskeu,PjOK,FK,FT dan UPK mengadakan rapat koordinasi
pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan Pola Khusus Penanganan Dampak Krisis tahun 2010.
dalam rapat ini dipimpin oleh Budiono Rozi selaku Satker PNPM MD Kabupaten Pekalongan.

dalam pembahasan tersebut Budiono menyampaikan bahwa yang melatar belakangi adanya program ini adalah
Agar dampak krisis global yang berimbas pada perekonomian nasional (pada akhir 2008 s/d awal 2009) tidak meluas kepada kondisi sosial ekonomi masyarakat
sedangkan tujuan dari PNPM MD Dampak krisis antara lain
1. Memanfaatkan perangkat kerja organisasi pelaku (struktural dan fungsional), mekanisme/ sistem atau jaringan kelembagaan masyarakat yang telah terbentuk oleh PNPM-MP.
2. Memperkuat kelembagaan masyarakat untuk memiliki kepedulian sosial, melalui kegiatan program yang partisipatif guna memulihkan ekonomi kelompok sasaran.
3. Menumbuhkan dan memulihkan kembali kepercayaan kelompok sasaran untuk membangun kembali kehidupan sosial ekonomi mereka.
4. Mendanai kegiatan pembangunan Sarpras skala Menengah-Kecil atau lingkup desa
Budiono menjelaskan bahwa PNPM Dampak krisis sebelumnya sudah pernah dibahas pada pertemuan bulan lalu, namun dari pusat baru ada informasi bahwa kabupaten pekalongan menjadi
lokasi sasaran dari PNPM Dampak Krisis.
untuk kabupaten pekalongan dari 9 lokasi partisipan PNPM Mandiri Perdesaan dipilih menjadi 4 kecamatan yang memenuhi kriteria dari keikutsertaan PNPM Dampak Krisis.
dipilihnya empat lokasi tersebut karena lebih banyak yang terkena dari dampak krisis termasuk dari pengusaha konveksi dan karyawan pabrik.
keempat kecamatan tersebut antara lain kecamatan Siwalan, Sragi,Kajen dan Karanganyar dengan alokasi sebesar 1,5 Milyar untuk se-kabupaten pekalongan.
nantinya keempat kecamatan tersebut akan memperebutkan dana ditingkat kabupaten melalui Musyawarah Antar Kecamatan ditingkat kabupaten.
Sementara itu,Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Pekalongan Winarno Hadi menyampaiakan kegiatan PNPM Dampak ini merupakan kali pertamanya di kabupaten pekalongan
oleh karena itu berpesan kepada pelaku agar bisa melaksanakan amanat dari program ini dengan baik dan sesuai dengan petunjuk dan aturan yang berlaku sehingga PNPM Dampak Krisis
Bisa berlanjut ditahun berikutnya dengan dana yang lebih besar lagi.
menanggapi bahwa PNPM Dampak Krisis tidak ada dana Operasionalnya dirinya tetap Optimis akan berjalan dengan baik karena bantuan ini diperlukan bagi masyarakat sehingga bagi
pelaku PNPM bisa mendapatkan point lebih dalam melaksanakan tugasnya dan bisa dipercaya oleh pemerintah.
winarno berpesan kepada pelaku agar tulus dan ikhlas dalam menjalankan tugas dan amanat untuk kesejahteraan masyarakat.

Kemudian dari Fasilitator PNPM Kabupaten Pekalongan,Ario Bagus Senoaji menyampaikan Petunjuk Teknis Operasional Kegiatan PNPM MD Pola Penanganan Dampak Krisis
diantaranya Kriteria Kelompok Sasaran program tersebut antara lain :
1. Korban PHK (Buruh,Industri, Manufacture,TKI,TKW )
2. Orang/Kelompok yang kehilangan pekerjaan/mata pencaharian Utama (buruh tani,buruh tangkap dll)
3. Orang yang terpaksa menutup usahanya dan memberhentikan pekerjanya karena berkurangnya pemasaran.
selanjutnya menyampaikan Rencana Kerja Tindak Lanut Program tersebut yang terdiri dari 22 tahapan.
Untuk hari Kamis (21/10) Tim Kabupaten akan melakukan Verifikasi lokasi di Kecamatan Siwalan yang tercatat sebanyak 5000 an warga yang terkena dari dampak krisis.
(djnarto)

0 komentar:

Posting Komentar

streaming ppk fm sragi

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. radio Komunitas PPK Fm Sragi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger